Jumat, 30 Mei 2014

RESENSI BERITA

Assalamualaikum

kali ini saya akan mengutip tentang sebuah berita yang saya tonton pada 28 Mei 2014 berkaitan dengan ilmu budaya dasar.

semakin hari semakin marak kasus pelecehan seksual terhadap anak, sebelumnya kasus pelecehan yang dialami oleh anak di sekolah  mengungkap banyak pelecehan seksual di luar lingkungan tersebut, contohnya di ngawi jawa timur KN begitu yang di sebutkan oleh berita, pria usia hampir 60 tahun ini di gelandang petugas ke kantor polisi Resort Ngawi dengan ekspresi tertunduk malu, pria ini di laporkan oleh istri dan anak tirinya dengan kasus perkosaan.



KN di laporkan memperkosa RN anak tirinya yang berusia 16 tahun, ternyata pada saat di mintai keterangan oleh polisi RN tidak menyangkal mengenai laporan istri dan anak tirinya tersebut, RN mengaku khilaf saaat melakukannya, saat di tanya KN telah melakukannya tiga tahun belakanngan ini.

saat dimintai keterangan RN mengaku dia sebelumnnya diancam akan di bunuh jika tidak menuruti kemauan jahat ayah tirinya tersebut, RN baru mengaku pada ibunya dan melaporkan ayah tirinya ke polisi.

untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya KN di jerat Undang Undang perlindungan Anak dengan hukuman 15 tahun penjara

betapa menyedihkannya kasus tersebut banya wanita dan anak anak menjadi target mangsa pria pria tak bertangung jawab, hal ini menyadarkan kita ternyata kejahatan seksual tidak hanya di lakukan atas kesalahan wanita belaka seperti kasus perkosaan di angkot yang memojokan wanita sebagai salah satu faktor pembuat kasus tersebut berlangsung, bahkan orang terdekat kita pun bisa menjadi korban ataupun pelakunya, tentunya kita harus meningkatkan moral agama, kesopanan dalam berpakaian maupun bertingkah laku bukan hanya pada kaum wanita saja melainkan pada kaum pria, jangan hanya wanita jadi korban apalagi anak anak yang mestinya harus di lindungi dan di didik menjadi baik untuk generasi bangsa, seharusnya hukum serta perlindungan harus tetap di tegakan lebih mengikat lagi agar tidak terjadi hal seperti ini.


hal yang harus di terapkan berkaitan dengan ilmu budaya dasar adalah keagamaan yang harusnya di perkuat, karena hukum agama merupakan hukum yang terbaik untuk mengikat manusia menjadi pribadi yang lebih baik.

sosial salah satu penyebab rusaknya moral adalah lingkungan sosial kita harus pintar memilih lingkungan yang baik komunikasi yang kuat serta penjagaan yang ketat untuk anak anak dan wanita

budaya budaya merupakan hal yang berpengaruh dalam moral, di negara kita budaya timur merupakan hal yang melekat pada tingkah laku dan perbuatan, namun karena adanya nilai negatif dari salah satu budaya barat di terapkan dalam negara dan nilai positifnya di tinggalkan maka segi moral jadi tidak seimbang dan merusak generasi bangsa

HELLO GHOST (RESENSI FILM)

Assalamualaikum

kali ini saya akan mengutip tentang sebuah resensi film berkaitan dengan tugas ilmu budaya dasar.
film ini adalah film  dari korea selatan bertajuk komedi yang di filmkan oleh Kim Young Tak, nama pemainnya diantaranya Chang tae hyun, kang yee woon,lee mun suu, jang young nam dancheon bo keun.
film ini menceritakan kisah jenaka fantasi dan memiliki ending yang mengharukan berikut kisahnya



berawal dari kehidupan pemuda bernama Sang Man yang menderita sejak ia kecil, Sang Man merupakan anak yatim piatu yang sejak kecil di urus oleh panti asuhan, dia tidak tahu siapa ibunya, ayahnya maupun sanak keluarganya, hal ini membuat dia frustasi dan ingin mengakhiri hidupnya, setiap dia melihat foto nya yang selalu sendiri itu membuat dia kesepian dan mengangap tidak ada yang sayang padannya.
akhirnya di apartemen nya yang lusuh ia mencoba bunuh diri dengan memakan sterofom dan menelannya dengan air, ketika sang pemilik apartemen menemukannya ia sudah pingsan, dan di larikan ke rumah sakit.

di fikirannya sang man mungkin dia sudah mati akan tetapi kenyataanya dia masih hidup, namun anehnya dia melihat seorang pria gemuk sedang merokok di sampingnya, sang man mencoba menegurnya tapi tidak di hiraukannya, tiba tiba seorang suuster mendatangi sang man dan menegurnya agar tidak merokok, padahal ia tidak merokok namun ada rokok di tangannya, ternyata pria yang merokok itu adalah hantu karena ia tertarik dengan sang man maka ia bersatu dengan jiwa sang man dan apapun yang di lakukan hantu tersebut maka akan dilakukan oleh sang man, tidak di situ saja sang man yang kebingungan akhirnya memutuskan untuk jalan jalan di sekitar rumah sakit, tiba tiba dia melihat pria tua yang sedang jongkok di meja penerimaan tamu, sang man menyuruhnya turun namun tidak di hiraukan, ketika di paksa lebih keras akhirnya pria tua itu mau turun dan menaiki punggung sang man, ternyata pria tua itu juga hantu, kini di tubuh sang man ada 2 hantu yang masuk ke jiwannya.
karena masih binggung dengan ke adaannya yang aneh Sang Man memutuskan untuk mendatangi psikolog, disana sang man berbicara dengan psikiater dengan kata kata yang menurut dokter aneh karena bukan sang man yang bicara tapi ke 2 hantu tersebut, ketika sadar sang man mendengar suara tangisan wanita di dalam loker sang psikiater, ketika di buka ternyata ada wanita sedang menangis, sang man bertanya kepada psikiater deengan nada keras, sang psikiater kebingungan dan menggangapnya sudah melampaui batas kewajaran karena ia tak melihat wanita disana ternya wanita tersebut adalah hantu yang ke 3 yang menempel pada sang man, hantu wanita ini terus menangis dan tidak pernah berhenti, karena ketakutan sang man lari ke rumah sakit dan berbaring di sana ternyata ada anak kecil yang menjailinya dan anak kecil itu bukanlah manusia, kini ada 4 hantu yang bersarang pada tubuh sang man, hantu hantu tersebut ikut pulang dengan sang man, apartemen kecil milik sang man yang jarang di datangi tamu itu kini ramai dengan 4 orang walaupun bukan manusia, hari demi hari di lalui sang man, ke anehan ke anehan selalu di alami sang man dan tetangganya yang bingung dengan tingkah laku sang man, yang kadang genit, suka merokok, kadang seperti anak kecil kadang seperti wanita cengenng berbeda dengan biasanya, karena sang man banyak tertekan akhirnya dia membuat perjanjian dengan para hantu setiap hantu yang memiliki keinginannya yang belum terpenuhi semasa hidup akan di lakukan sang man dengan syarat ketika ia sudah melakukan semuanya hantu hantu tersebut harus pergi.

di mulai oleh hantu tua yang menginginkan kamera, hantu tua itu tidak mau kamera yang di beli sang man melainkan kamera yang telah di miliki oleh seseorang, sang man pergi ke rumah sakit dan menemui orang yang memiliki kamera yang dim inginkan hantu tersebut, dengan nada bicara seperti orang tua sang man meminta kamera, walaupun tidak mendapatkannya tapi sang man bertemu dengan seorang suster cantik, yang berhasil mengambil hatinya, namun karena sang hantu yang bicara dengan suster tersebut sang man jadi kelihatan aneh dan genit, lambat, laun kamera itu di milikinya dengan mencurinya dari orang tersebut, pada kenyataanya kamera itu milik hantu tersebut yang di ambil oleh orang yang memilikinnya.

kemudia pria gemuk yang suka merokok, ia mendambakan mengendarai taxi karena dulunya ia adalah supir taxi dia ingin berkendara di pantai lepas dan berenang disana, saat saat itu sang man menyadari bahwa dia memiliki sosok yang melindunginya serta mengajarinya makna hidup sebenarnya.

lalu anak kecil, yang satu ini membuat sang man sangat aneh kelakuannya menjadi seperti anak kecil yang tidak mau mengalah,memakan banyak porsi makanan, dan membeli permen ikan yang sangat besar, kebetulan disana ia bertemu seorang suster yang sedang jalan jalan dengan pasiennya seorang anak kecil yang terkena kanker, anak kecil itu sangat kagum pada sangman yang suka makan banyak, dan pintar bermain sehingga mendapat hadiah permen besar, sang man ingin memberinya permen itu akan tetapi sang hantu kecil marah dan tidak suka, menyadari ada hal yang aneh suster akhirnya pergi, namun sang man tetap memberikan hadiah untuk anak kecil tersebut.

yang terakir hantu wanita cengeng, hantu ini suka memasak sampai sampai semua bahan makanan harus sesuai dengan pilihannya, sesampainya di rumah sang man dan hantu wanita memasak banyak makanan, tidak disangka sangka ternyata sang suster datang ke rumahnya ingin berterima kasih, suster ini mengetahui alamat sang man dari rumah sakit dimana dia di rawat, betapa kagetnya suster ini ketika sang man pandai memasak dia pun ikut makan dengan para hantu, meskipun tidak terlihat tapi sang man merasa sedang memiliki keluarga yang utuh yang selama ini menjadi impiannya.

keesokan harinya sang suster ulang tahun dan sang man memberi hadiah berupa dvd yang banyak yang di sewanya dari toko, namun ia bertemu seorang pasien yang ternyata merupakan ayah dari suster tersebut, ia menanyakan apakan sang man adalah calon suami anaknya seketika itu sang suster marah dan meninggalkan ayahnya.

sebulan kemudian ayah dari suster tersebut mendatangi rumah sang man, sayangnya ia bukanlah manusia lagi ia meminta sang man untuk menjaga putrinya dan membahagiakannya.

sang man di beri tahu suster karena dahulunya ayahnya suka meningalkannya sehingga ia begitu marah pada ayahnya, namun lambat laun ayahnya mulai sadar, akan tetapi suster tersebut masih menaruh dendam, dia berharap waktu dapat di putar kembali, ia akan berbuat baik pada ayahnya. seketika itu fikiran sang man terbuka dia teringat kejadian 21 silam, sang man memiliki seorang kakak (hantu anak kecil), ibu (hantu wanita cengeng), ayah (hantu pria gemuk), dan kakek (hantu pria tua)
sang kakak yang rela di pukuli oleh teman sebayanya karena membela sang man yang waktu itu di jahili oleh mereka, sang ibu yang suka mengajak sang man belanja di pasar dan memasak bersama, ayahnya  sang sopir taxi yang selalu bangga terhadap sang man, serta sang kakek yang sayang terhadap sang man.

sebelumnya mereka ingin pergi bersama mengendarai sebuah mobil ayahnya menuju pantai, piknik bersama, bermain bersama, berenang bersama dan foto bersama, sang kakek mencari kamera yang di pinjam oleh tetangganya namun tak kunjung di kembalikan, di perjalanan mereka mengalami insiden kecelakaan, hanya sang man yang selamat dalam dekapan ibunya dan kakeknya, sang kakak yang duduk di depan menjadi korban, bersama ayah, ibu dan kakeknya.

sang man langsung berlari ke rumahnya, ternyata mereka telah pergi sesuai janji mereka, tiba tiba sang kakak mengagetkan dari belakang dan memberinya robot mainan, sang ibu memberikan pelukan hangat begitu juga dengan ayah dan kakeknya.

namun semua harus pergi, sebelum mereka pergi sang man berfoto bersama para hantu, seperti tujuan mereka dulu.
sang man kini memiliki keluarga, ia menikah dengan suster yang di cintainya serta memiliki anak yang dapat melihat hantu seperti ayahnya, ternyata foto sang man yang selalu sendiri di belakanya terdapat keluarganya yang selalu ikut berfoto bersamanya walaupun tak terlihat.

hal yang dapat diambil dari peristiwa ini adalah
jangan pernah merasa kesepian dan merasa tidak ada yang peduli dengan kita, karena sesungguhnya Allah tidak mencptakan kita sendirian pasti ada yang sayang dan mencintai kita walaupun kita tidak tahu siapa mereka.

 dari segi ilmu budaya dasar  film ini mengajarkan tentang pentingnya mengasihi dan menyayangi seseorang  Manusia dan cinta kasih agar kita dapat mendapatkan kasih sayang dan cinta dari seseorang, kebersamaan merupakan hal yang penting dalam hidup.

sekian wassalamualaikum



MANUSIA DAN PENDERITAAN

Assalamualaikum

pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan sebuah artikel mengenai manusia dan penderitaan, setiap kehidupan manusia tentunya ada suka maupun duka, ada kesenangan maupun penderitaan, dalam objek objek tersebut kita akan membahas dalam sisi penderitaan, cobaan yang sering kita sebut begitu ketika mendapatkan sebuah musibah atau kesulitan merupakan hal nyata yang dialami seluruh manusia. meskipun bentuknya berbeda beda namun sisi kesedihan dan penderitaan adalah hal yang umum di rasakan manusia, berikut artikel yang saya kutip dari blog

Penderitaan
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun, peranan individu juga menentukan berat-tidaknya Intensitas penderitaan. Suatu perristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang, belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.
Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat.

Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada orang lain, apalagi kalau yang ditulari itu masih sanak saudara.
Mengenai penderitaan yang dapat memberikan hikmah, contoh yang gamblang dapat dapat dicatat disini adalah tokoh-tokoh filsafat eksistensialisme. Misalnya Kierkegaard (1813-1855), seorang filsuf Denmark, sebelum menjadi seorang filsuf besar, masa kecilnya penuh penderitaan. Penderitaan yang menimpanya, selain melankoli karena ayahnya yang pernah mengutuk Tuhan dan berbuat dosa melakukan hubungan badan sebelum menikah dengan ibunya, juga kematian delapan orang anggota keluarganya, termaksud ibunya, selama dua tahun berturut-turut. Peristiwa ini menimbulkan penderitaan yang mendalam bagi Soren Kierkegaard, dan ia menafsirkan peristiwa ini sebagai kutukan Tuhan akibat perbuatan ayahnya. Keadaan demikian, sebelum Kierkegaard muncul sebagai filsuf, menyebabkan dia mencari jalan membebaskan diri (kompensasi) dari cengkraman derita dengan jalan mabuk-mabukan. Karena derita yang tak kunjung padam, Kierkegaard mencoba mencari “hubungan” dengan Tuhannya, bersamaan dengan keterbukaan hati ayahnya dari melankoli. Akhirnya ia menemukan dirinya sebagai seorang filsuf eksistensial yang besar.
Penderitaan Nietzsche (1844-1900), seorang filsuf Prusia, dimulai sejak kecil, yaitu sering sakit, lemah, serta kematian ayahnya ketika ia masih kecil. Keadaan ini menyebabkan ia suka menyendiri, membaca dan merenung diantara kesunyian sehingga ia menjadi filsuf besar.
Lain lagi dengan filsuf Rusia yang bernama Berdijev (1874-1948). Sebelum dia menjadi filsuf, ibunya sakit-sakitan. Ia menjadi filsuf juga akibat menyaksikan masyarakatnya yang sangat menderita dan mengalami ketidakadilan.
Sama halnya dengan filsuf Sartre (1905-1980) yang lahir di Paris, Perancis. Sejak kecil fisiknya lemah, sensitif, sehingga dia menjadi cemoohan teman-teman sekolahnya. Penderitaanlah yang menyebabkan ia belajar keras sehingga menjadi filsuf yang besar.
Masih banyak contoh lainnya yang menunjukkan bahwa penderitaan tidak selamanya berpengaruh negatif dan merugikan, tetapi dapat merupakan energi pendorong untuk menciptakan manusia-manusia besar.
Contoh lain ialah penderitaan yang menimpa pemimpin besar umat Islam, yang terjadi pada diri Nabi Muhammad. Ayahnya wafat sejak Muhammad dua bulan di dalam kandungan ibunya. Kemudian, pada usia 6 tahun, ibunya wafat. Dari peristiwa ini dapat dibayangkan penderitaan yang menimpa Muhammad, sekaligus menjadi saksi sejarah sebelum ia menjadi pemimpin yang paling berhasil memimpin umatnya (versi Michael Hart dalam Seratus Tokoh Besar Dunia).


Penderitaan dan Kenikmatan
Tujuan manusia yang paling populer adalah kenikmatan, sedangkan penderitaan adalah sesuatu yang selalu dihindari oleh manusia. Oleh karena itu, penderitaan harus dibedakan dengan kenikmatan, dan penderitaan itu sendiri sifatnya ada yang lama dan ada yang sementara. Hal ini berhubungan dengan penyebabnya. Macam-macam penderitaan menurut penyebabnya, antara lain: penderitaan karena alasan fisik, seperti bencana alam, penyakit dan kematian; penderitaan karena alasan moral, seperti kekecewaan dalam hidup, matinya seorang sahabat, kebencian orang lain, dan seterusnya.Semua ini menyangkut kehidupan duniawi dan tidak mungkin disingkirkan dari dunia dan dari kehidupan manusia.
Penderitaan dan kenikmatan muncul karena alasan “saya suka itu” atau “sesuatu itu menyakitkan”. Kenikmatan dirasakan apabila yang dirasakan sudah didapat, dan penderitaan dirasakan apabila sesuatu yang menyakitkan menimpa dirinya. Aliran yang ingin secara mutlak menghindari penderitaan adalah hedonisme, yaitu suatu pandangan bahwa kenikmatan itu merupakan tujuan satu-satunya dari kegiatan manusia, dan kunci menuju hidup baik. Penafsiran hedonisme ada dua macam, yaitu:
1. Hedonisme psikologis yang berpandangan bahwa semua tindakan diarahkan untuk mencapai kenikmatan dan menghindari penderitaan.
2. Hedonisme etis yang berpandangan bahwa semua tindakan ‘harus’ ditujukan kepada kenikmatan dan menghindari penderitaan.
Kritik terhadap hedonisme ialah bahwa tidak semua tindakan manusia hedonistis, bahkan banyak orang yang tampaknya merasa bersalah atas kenikmatan-kenikmatan mereka. Dan hal ini menyebabkan mereka mengalami penderitaan. Pandangan Hedonis psikologis ialah bahwa semua manusia dimotivasi oleh pengejaran kenikmatan dan penghindaran penderitaan. Mengejar kenikmatan sebenarnya tidak jelas, sebab ada kalanya orang menderita dalam rangka latihan-latihan atau menyertai apa yang ingin dicapai atau dikejarnya. Kritik Aristoteles ialah bahwa puncak etika bukan pada kenikmatan, melainkan pada kebahagiaan. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kenikmatan bukan tujuan akhir, melainkan hanya “pelengkap” tindakan. Berbeda dengan John Stuart Mill yang membela Hedonisme melalui jalan terhormat, utilitarisme yaitu membela kenikmatan sebagai kebaikan tertinggi. Suatu tindakan itu baik sejauh ia lebih “berguna” dalam pengertian ini, yaitu sejauh tindakan memaksimalkan kenikmatan dan meninimalkan penderitaan.
Penderitaan dan Kasihan
Kembali kepada masalah penderitaan, muncul Nietzsche yang memberontak terhadap pernyataan yang berbunyi: “Dalam menghadapi penderitaan itu, manusia merasa kasihan”. Menurut Nietzche, pernyataan ini tidak benar, penderiutaan itu adalah suatu kekurangan vitalitas. Selanjutnya ia berkata, “sesuatu yang vital dan kuat tidak menderita, oleh karenanya ia dapat hidup terus dan ikut mengembangkan kehidupan semesta alam. Orang kasihan adalah yang hilang vitaliatasnya, rapuh, busuk dan runtuh. Kasihan itu merugikan perkembangan hidup”. Sehingga dikatakannya bahwa kasihan adalah pengultusan penderitaan. Pernyataan Nietzsche ini ada kaitannya dengan latar belakang kehidupannya yang penuh penderitaan. Ia mencoba memberontak terhadap penderitaan sebagai realitas dunia, ia tidak menerima kenyataan. Seolah-olah ia berkata, penderitaan jangan masuk ke dalam hidup dunia. Oleh karena itu, kasihan yang tertuju kepada manusia harus ditolak, katanya.
Pandangan Nietzsche tidak dapat disetujui karena: pertama, di mana letak humanisnya dan aliran existensialisme. Kedua, bahwa penderitaan itu ada dalam hidup manusia dan dapat diatasi dengan sikap kasihan. Ketiga, tidak mungkin orang yang membantu penderita, menyingkir dan senang bila melihat orang yang menderita. Bila demikian, maka itu yang disebut sikap sadisme. Sikap yang wajar adalah menaruh kasihan terhadap sesama manusia dengan menolak penderitaan, yakni dengan berusaha sekuat tenaga untuk meringankan pende
ritaan, dan bila mungkin menghilangkannya.

sekilas tentang kutipan mengenai manusia dan penderitaan, hal yang kita harus tahu adalah penderitaan merupakan bagian dari kehidupan yang nyata, yang harus kita telaah, hadapi dengan baik, dan menemukan solusi serta hidayah dari penderitaan yang kita alamu tersebut.

sumber:


http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/manusia-dan-penderitaan-22
http://awansendi.blogspot.com/2012/04/manusia-dan-penderitaan.html
http://sa-dan.blogspot.com/2013/05/manusia-dan-penderitaan-penderitaan.html